<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>[Kz Garden]</title>
	<atom:link href="http://kasmancepu.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kasmancepu.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Mar 2009 10:01:59 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='kasmancepu.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/17c52f742e83fdd1556a141e5616ac32?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>[Kz Garden]</title>
		<link>http://kasmancepu.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://kasmancepu.wordpress.com/osd.xml" title="[Kz Garden]" />
		<item>
		<title>Cara Membuat MSDS/LDKB</title>
		<link>http://kasmancepu.wordpress.com/2009/03/17/cara-membuat-msdsldkb/</link>
		<comments>http://kasmancepu.wordpress.com/2009/03/17/cara-membuat-msdsldkb/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2009 10:01:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kasmancepu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[material safety data  sheet]]></category>
		<category><![CDATA[MSDS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kasmancepu.com/?p=256</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana membuat material safety data sheet ( MSDS) atau lembar data keselamatan bahan ( LDKB)???
untuk membuat MSDS (Material Safety Data Sheet) bisa kita peroleh dari supplier produk yang kita beli, tapi terkadang tidak lengkap atau tidak standar. Padahal fungsi MSDS adalah agar kita :
1. Mengetahui potensi bahan kimia
2. Menerapkan teknologi pengendalian dalam melindungi pekerja
3. Merencanakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kasmancepu.wordpress.com&blog=3675020&post=256&subd=kasmancepu&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a rel="attachment wp-att-324" href="http://kasmancepu.com/?attachment_id=324"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-324" title="msds" src="http://kasmancepu.com/wp-content/uploads/2009/03/msds-150x150.jpg" alt="msds" width="150" height="150" /></a>Bagaimana membuat material safety data sheet ( MSDS) atau lembar data keselamatan bahan ( LDKB)???</p>
<p>untuk membuat MSDS (Material Safety Data Sheet) bisa kita peroleh dari supplier produk yang kita beli, tapi terkadang tidak lengkap atau tidak standar. Padahal fungsi MSDS adalah agar kita :<br />
1. Mengetahui potensi bahan kimia<br />
2. Menerapkan teknologi pengendalian dalam melindungi pekerja<br />
3. Merencanakan pelatihan ( ini perlu karena bagaimana pun yg kontak dengan b3 adalah pekerja)<br />
4. Mengembangkan rencana pengelolaan bahan kimia di tempat kerja</p>
<p>Rincian isi MSDS standar meliputi :</p>
<p><span> &#8211; Identifikasi bahan kimia : nama bahan, sinonim, rumus kimia, kode produksi, nama dan alamat perusahaan pembuat/distributor/import</span></p>
<div>ir, nomor telepon keadaan darurat</p>
<p>-Komposisi bahan kimia : deskripsi bahan/jenis, sifat, identitas, dan konsentrasi bahan yang berbahaya bagi keselamatn dan kesehatan, batas pemaparan yang tidak boleh dilampaui</p>
<p>-Identifikasi potensi bahaya : terhadap kesehatan, dan akibatnya bagi mata, kulit, saluran cerna, pernafasan, karsinogen, teratogen, dan fungsi reproduksi</p>
<p>-Tindakan pertolongan pertama pada kecelakaan : meliputi penyelamatan diri sebelum ada pertolongan medik, dan bila ada antidote untuk bahan kimia</p>
<p>-Tindakan penganggulangan kebakaran : antara lain mengenai sifat bahan mudah terbakar, titik nyala, suhu nyala sendiri, batas suhu terrendah dan tertinggi mudah terbakar, media/jenis pemadam api, bahaya khusus, instruksi bagi petugas pemadam kebakaran, bahaya peledakan.</p>
<p>-Penanganan bila terjadi kebocoran atau tumpahan : untuk jumlah yang kecil atau besar, alat pelindung diri, dan tindakan yang diperlukan bila terjadi hal yang tidak dikehendaki</p>
<p>-Penanganan dan penyimpanan bahan : terutama mengenai cara penanganan pencegahan pemaparan kondisi tempat penimpanan bahan, penetapan bahan yang ‘incompatible’, syarat khusus penyimpanan lainnya.</p>
<p>-Pengendalian pemaparan dan alat pelindung diri : tentang cara pengendalian teknis, penyediaan alat pelindung diri</p>
<p>-Sifat fisik dan kimia bahan : mengenai bentuk bahan, padat/cair/gas, bau, warna, massa jenis, titik didih, titik lebur, tekanan uap, pH, daya larut, dan sebagainya</p>
<p>-Stabilitas dan reaktivitas : dicantumkan sifat stabilitas dan reaktivitas, kondisi yang harus dihindari, bahan yang tidak boleh tercampur (incompatible), bahan dekomposisi, bahaya polimerisasi</p>
<p>-Informasi toksikologi : mengenai nilai ambang batas, LD-50, LC-50, efek lokal, pemaparan akut, dan kronik, termasuk efek karsinogen, teratogen, reproduksi, mutagen, dan interaksi bahan dengan obat, alkohol</p>
<p>-Informasi ekologi : karakteristik bahan yang berbahaya bagi lingkungan, dampak lingkungan, degradasi, dan bioakumulasi</p>
<p>-Pembuangan limbah : informasi tentang teknis pembuangan limbah termasuk pembuangan wadah bekas bahan kimia</p>
<p>-Informasi tentang pengangkutan/transportasi bahan kimia : meliputi peraturan internasional, pengangkutan melalui darat, laut dan udara</p>
<p>-Peraturan perundangan : termasuk pemberian tanda/simbol dan label, standar dan norma yang berlaku<br />
Informasi lain yang perlu : bagi keselamatan dan kesehatan pekerja seperti pelatihan, saran penggunan bahan, dan persyaratan, sumber informasi lebih lanjut</p></div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kasmancepu.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kasmancepu.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kasmancepu.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kasmancepu.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kasmancepu.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kasmancepu.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kasmancepu.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kasmancepu.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kasmancepu.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kasmancepu.wordpress.com/256/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kasmancepu.wordpress.com&blog=3675020&post=256&subd=kasmancepu&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kasmancepu.wordpress.com/2009/03/17/cara-membuat-msdsldkb/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bc7d9bcab74956f2b25e5eb18bfd7dac?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kasmancepu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kasmancepu.com/wp-content/uploads/2009/03/msds-150x150.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">msds</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>HIRADC OHSAS 18001;2007 clause 4.3.1</title>
		<link>http://kasmancepu.wordpress.com/2009/03/10/hiradc-ohsas-180012007-clause-431/</link>
		<comments>http://kasmancepu.wordpress.com/2009/03/10/hiradc-ohsas-180012007-clause-431/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2009 10:19:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kasmancepu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sistem Manajemen K3 (OHSAS)]]></category>
		<category><![CDATA[HIRADC]]></category>
		<category><![CDATA[identifikasi bahaya dan K3L]]></category>
		<category><![CDATA[OHSAS 18001:2007]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kasmancepu.com/?p=251</guid>
		<description><![CDATA[Mencoba untuk menulis mengenai Hazard Identification Risk Assessment and Determining Control/ HIRADC. Saya mau sedikit membahas mengenai apa itu HIRADC dan apa aja yang harus ada di HIRADC sesuai dengan persyaratan OHSAS 18001 khususnya versi 2007.
HIRADC adalah salah satu bagian dari standar ohsas 18001;2007 clause 4.3.1, Di indonesia biasa juga disebut sebagai risk assesment atau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kasmancepu.wordpress.com&blog=3675020&post=251&subd=kasmancepu&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Mencoba untuk menulis mengenai Hazard Identification Risk Assessment and Determining Control/ HIRADC. Saya mau sedikit membahas mengenai apa itu HIRADC dan apa aja yang harus ada di HIRADC sesuai dengan persyaratan OHSAS 18001 khususnya versi 2007.</p>
<p>HIRADC adalah salah satu bagian dari standar ohsas 18001;2007 clause 4.3.1, Di indonesia biasa juga disebut sebagai risk assesment atau identifikasi bahaya dan aspek K3L. di klausa itu menyebutkan bahwa organisasi harus menetapkan, membuat, menerapkan dan memelihara prosedur untuk melakukan identifikasi bahaya, penilaian risiko dan menentukan pengendalian bahaya dan risiko yang diperlukan.</p>
<p>Di dalam klausa ini menjelaskan mengenai proses/hal-hal yang harus diperhatikan dalam pelaksananaan HIRADC :<br />
1. Hazard/Bahaya<br />
2. Risk/Risiko<br />
<span> 3. Penentuan untuk pengendalian bahaya dan risiko ( harus mempertimbangkan hierarki dari pengendalian : eliminasi, subtitusi, isolasi, engineering control, penandaan/peringatan/admin</span>istrative control, PPE)</p>
<div>4. Perubahan dari management<br />
5. Pencatatan dan dokumentasi dari kegiatan HIRADC (misalnya :  HIRADC register)<br />
6. Tinjauan yang berkelanjutan.</div>
<div><span id="more-251"></span></div>
<div>
<p>Apa aja yang harus diperhitungkan dalam membuat HIRADC?? di dalam OHSAS 18001;2007 menerangkan item2 yang harus masuk dalam membuat HIRADC, karena HIRADC merupakan salah satu dasar dari penerapan OHSAS :<br />
1. Kegiatan rutin dan non rutin ( keadaan gawat darurat, bencana alam, kegiatan pemeliharaan yg diluar jadwal, pembersihan, pengoperasian mesin,shut down/ start up, visit dari kontraktor/pelanggan, keadaan lain yg memang tidak rutin dilakukan oleh organisasi)<br />
2. Semua kegiatan yang memungkinkan seluruh pekerja/orang mempunyai akses masuk di area kerja ( termasuk kontraktor dan juga pengunjung/tamu).<br />
3. Perilaku manusia, kemampuan, dan juga faktor manusia. ( sifat, kesalahan dari pihak manusia, perilaku, kebiasaan, stress dll).<br />
4. bahaya yang berasal dari luar tempat kerja yang dapat menimbulkan efek buruk ke kesehatan dan keselamatan pekerja di organisasi.<br />
5. hazard/ bahaya yg timbul dari kegiatan yg berkaitan dengan pekerjaan atau aktivitas yg berada dibawah kendali dilingkungan kerja dan organisasi.<br />
( semua ini jg bisa berasal dari aspek lingkungan)<br />
<span> 6. infrastruktur/sarana/prasa</span>rana, peralatan dan material di tempat kerja, yg disediakan oleh pihak organisasi atau pihak luar.<br />
7.perubahan atau rencana perubahan pada organisasi, kegiatannya, dan bahan yg digunakan.<br />
8. modifikasi dari SMK3, termasuk yg bersifat sementara, dan pengaruhnya terhadap kegiatan operasi, proses atau aktivitas.<br />
9. Semua peraturan yg mengikat yg berkaitan dengan penilaian risiko dan pengendalian yg dibutuhkan.<br />
10. Disain dari area kerja, proses, instalasi, mesin/peralatan, termasuk kemampuan adaptasi dari pekerja/manusia.</p>
<p>Di dalam klausa ini juga mengharuskan menentukan metodologi atau cara untuk melakukan HIRADC, dan metodologi yg digunakan itu berbentuk tindakan yg proaktif :<br />
1. Cara-cara untuk melakukan ini diserahkan kepada organisasi tergantung dari kebutuhan organisasi untuk melakukan HIRADC, tergantung dari ruang lingkup, sifat, besar kecil organisasi, waktu,biaya dan ketersediaan data untuk pelaksanaan HIRADC.dari semua itu diharapkan metode yang dipilih dapat mencakup untuk pelaksanaan HIRADC yg ada di organisasi.<br />
2. orang yg melakukan punharus kompeten.</p>
<p>mungkin ini sekilas penjelasan yg bisa saya berikan mengenai HIRADC,untuk lebih jelasnya bisa mengacu pada panduan dalam penerapan ohsas 18001, yaitu di OHSAS 18002;2008.</p>
<p>ditulis oleh Aifa Destriani</p></div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kasmancepu.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kasmancepu.wordpress.com/251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kasmancepu.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kasmancepu.wordpress.com/251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kasmancepu.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kasmancepu.wordpress.com/251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kasmancepu.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kasmancepu.wordpress.com/251/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kasmancepu.wordpress.com/251/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kasmancepu.wordpress.com/251/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kasmancepu.wordpress.com&blog=3675020&post=251&subd=kasmancepu&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kasmancepu.wordpress.com/2009/03/10/hiradc-ohsas-180012007-clause-431/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bc7d9bcab74956f2b25e5eb18bfd7dac?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kasmancepu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Proses Implementasi Ergonomi di Perusahaan</title>
		<link>http://kasmancepu.wordpress.com/2009/03/05/proses-implementasi-ergonomi-di-perusahaan/</link>
		<comments>http://kasmancepu.wordpress.com/2009/03/05/proses-implementasi-ergonomi-di-perusahaan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2009 10:53:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kasmancepu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sistem Manajemen K3 (OHSAS)]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Penerapan ergonomic ditempat kerja]]></category>
		<category><![CDATA[working group]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kasmancepu.com/?p=238</guid>
		<description><![CDATA[Ergonomik merupakan ilmu untuk merancang atau mendisain lingkungan kerja atau pekerjaan agar sesuai dengan pekerjanya ( fit the job to the man).
Bagaimana mendisain program ergonomi di tempat kerja, berikut ada sedikit gambaran dan pendekatan yang bisa kita gunakan untuk menerapkan ergonomi di tempat kerja. Penerapan ergonomi di indonesia terus terang masih tertinggal jauh, dibandingkan di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kasmancepu.wordpress.com&blog=3675020&post=238&subd=kasmancepu&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div>Ergonomik merupakan ilmu untuk merancang atau mendisain lingkungan kerja atau pekerjaan agar sesuai dengan pekerjanya ( fit the job to the man).</div>
<p>Bagaimana mendisain program ergonomi di tempat kerja, berikut ada sedikit gambaran dan pendekatan yang bisa kita gunakan untuk menerapkan ergonomi di tempat kerja. Penerapan ergonomi di indonesia terus terang masih tertinggal jauh, dibandingkan di luar negeri.</p>
<div>
<p><strong>3 Langkah Awal Untuk Membangun Program Ergonomi di Tempat Kerja:</strong></p>
<ol>
<li>Membangun komitmen dari manajemen ( ini sangat diperlukan dalam setiap penerapan program, karena sistem yang baik harus ditunjang oleh dukungan dari top management).</li>
<li>Mengadakan pelatihan ergonomi untuk mendorong adanya partisipasi dari seluruh karyawan.( memeberikan pengetahuan kepada pekerja akan pentingnya penerapan ergonomi demi meningkatkan produktivitas di tempat kerja).</li>
<li>Membentuk working group yang bertanggung jawab untuk penerapan program ini ( team P2K3/ HSE)</li>
</ol>
<p><strong>Perancangan Program Ergonomi Dapat Dilakukan Dengan 2 Pendekatan</strong></p>
<ol>
<li>pendekatan Reaktif:</li>
</ol>
<p>Yaitu perancangan program dilakukan untuk memperbaiki kondisi lingkungan kerja yang sudah ada agar lebih ergonomis, sehat dan aman.</p>
<ol>
<li>Pendekatan Pro Aktif:</li>
</ol>
<p>yaitu perancangan program dilakukan untuk membuat kondisi lingkungan kerja yang baru agar lebih ergonomis, sehat dan aman</p>
<p>(ref: wells dkk, 2003. Participative Ergonomic Blueprint, www.iwh.on.ca)</p></div>
<div class="photo photo_none">
<div class="photo_img" style="text-align:center;"><a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=305175&amp;op=1&amp;view=all&amp;subj=53138664143&amp;aid=-1&amp;oid=53138664143&amp;id=1259929123"><img style="width:460px;" src="http://photos-h.ak.fbcdn.net/photos-ak-snc1/v2440/72/65/1259929123/n1259929123_305175_6896849.jpg" alt="" /></a></div>
<div class="photo_img">ditulis oleh : Aifa Destriani</div>
</div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kasmancepu.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kasmancepu.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kasmancepu.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kasmancepu.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kasmancepu.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kasmancepu.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kasmancepu.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kasmancepu.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kasmancepu.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kasmancepu.wordpress.com/238/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kasmancepu.wordpress.com&blog=3675020&post=238&subd=kasmancepu&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kasmancepu.wordpress.com/2009/03/05/proses-implementasi-ergonomi-di-perusahaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bc7d9bcab74956f2b25e5eb18bfd7dac?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kasmancepu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://photos-h.ak.fbcdn.net/photos-ak-snc1/v2440/72/65/1259929123/n1259929123_305175_6896849.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kenapa Tidak menyuruh Ibu itu Mengiris Bawang?</title>
		<link>http://kasmancepu.wordpress.com/2009/02/23/kenapa-tidak-menyuruhnya-mengiris-bawan/</link>
		<comments>http://kasmancepu.wordpress.com/2009/02/23/kenapa-tidak-menyuruhnya-mengiris-bawan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2009 11:06:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kasmancepu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[berharga]]></category>
		<category><![CDATA[kebahagiaan]]></category>
		<category><![CDATA[non materi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kasmancepu.com/?p=231</guid>
		<description><![CDATA[Minggu pagi, 23 Januari 2009, ada seorang anak kecil yang sedang menangis di tepi sungai. Dia sudah beberapa jam di tepi sungai tersebut. Air matanya belum juga kering, lalu ada seorang anak kecil sebayaya yang datang.
&#8220;Kenapa kamu menangis Amir?&#8221; sapa Hary
&#8220;sudah sejak kapan km erdiri di situ?&#8221; sahut Amir
&#8221; sudah beberapa lama, tapi kenapa kamu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kasmancepu.wordpress.com&blog=3675020&post=231&subd=kasmancepu&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Minggu pagi, 23 Januari 2009, ada seorang anak kecil yang sedang menangis di tepi sungai. Dia sudah beberapa jam di tepi sungai tersebut. Air matanya belum juga kering, lalu ada seorang anak kecil sebayaya yang datang.<br />
&#8220;Kenapa kamu menangis Amir?&#8221; sapa Hary<br />
&#8220;sudah sejak kapan km erdiri di situ?&#8221; sahut Amir<br />
&#8221; sudah beberapa lama, tapi kenapa kamu menagis?&#8221;<br />
&#8221; aku hanya ingat ceritamu, Hari. bisakah kamu menceritakannya lagi?</p>
<p>Baiklah saudaraku, aku akan menceritakannya padamu.<br />
Suatu Hari di negeri hujan, ada sebuah keluarga yang sangat miskin. Keluarga itu bahkan makan sehari-hari masih harus bekerja memeras keringat. sampai suatu hari pada suatu malam, dari pagi keluarga itu kelaparan.<br />
Ayah dan ibu mereka hanya mendapatkan sepotong roti yang dibagkan kepada ketiga anaknya.<br />
Karena sangat lapar, sang Ibu pun menangis sambil berdoa.<br />
terjadilah keajaiban yang luar biasa, air mata Ibu utu berubah menjadi Intan Berlian.<br />
Lalu dalam beberapa hari saja keluarga tersebut menjadi kaya.</p>
<p>Karena sudah merasa bahagia, sang Ibu akhirnya jarang sekali menangis. Tetapi ternyata sang Ayah sangat tamak. hari demi hari sang Ayah menyiksa Ibu agar dia menjadi semakin kaya. Beberapa waktu kemudia sang Ibu tidak kuat lagi dengan siksaan Ayah, lalu sang Ibu meninggal dunia.</p>
<p><span id="more-231"></span></p>
<p>Karena ketamakannya sang ayah pun akhirnya  dia di tinggalkan anak-anaknya. Lalu setelah menghabiskan uangnya dia menjadi kembali miskin. dan akhirnya si Ayah juga meninggal karena meratapi kesalahanya dengan menyiksa istrinya.</p>
<p>&#8220;Hai Amir, kenapa kamu masih menangis? menurtku memang si Ayah pantas mati kan? lagi pula dia sangat jahat.&#8221; lanjut hari<br />
&#8221; Bukan ibu itu yang aku tangisi&#8230; kenapa tidak menyuruh ibu itu mengiris bawang saja agar dia bisa mengangis dan tetap bahagia selama hidupnya? bukankan dengan penyiksaan perbuatan yang sangat kejam didunia. Betapa bodohnya si ayah itu sampai tidak berfikir bahwa air mata tidak harus keluar dari penderitaan, air mata bisa keluar dari rasa bahagia. bahkan seandainya pun air mata tak keluar dengan cara penyiksaan banyak cara membuat air mata tanpa harus menyiksa&#8221;</p>
<p>&#8220;ow&#8230;jadi itu yang km fikirkan&#8230;?&#8221;<br />
&#8220;aku baru menyadarinya&#8221;</p>
<p>&#8220;Benar Amir dan hari betapa kita akan sangat kehilangan orang yang kita bukan sebagai orang secara keseluruhan, tetapi hanya dari apa yang dia hasilkan. Bagimana mungkin kita bisa menjadi bahagia kalau orang yang berarti bagi kita hanya dihitung dari materi belaka. sungguh&#8230; manusia secara keseluruhannya adalah hal yang paling berharga, tak perduli dia kecil, remaja, dewasa, bahkan tua, hanya seorang buruh, karyawan biasa atau seorang manager bahkan pemilik perusahaan. semuanya pastas mendapatkan perlakuan bahwa mereka manusia. Bahwa mereka pantas medapatkan perlindungan, dimanapun, dirumah, sekolah ataupun juga di tempat dia bekerja&#8221;. Seberharga kalian bagi ku wahai anak-anakku.</p>
<p>diilhami dari sebuah film -kite runer-</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kasmancepu.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kasmancepu.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kasmancepu.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kasmancepu.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kasmancepu.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kasmancepu.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kasmancepu.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kasmancepu.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kasmancepu.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kasmancepu.wordpress.com/231/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kasmancepu.wordpress.com&blog=3675020&post=231&subd=kasmancepu&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kasmancepu.wordpress.com/2009/02/23/kenapa-tidak-menyuruhnya-mengiris-bawan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bc7d9bcab74956f2b25e5eb18bfd7dac?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kasmancepu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>sebenarnya Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 dan Proper KLH sama ataukah berbeda?</title>
		<link>http://kasmancepu.wordpress.com/2009/02/18/sebenarnya-sistem-manajemen-lingkungan-iso-14001-dan-proper-klh-sama-ataukah-berbeda/</link>
		<comments>http://kasmancepu.wordpress.com/2009/02/18/sebenarnya-sistem-manajemen-lingkungan-iso-14001-dan-proper-klh-sama-ataukah-berbeda/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2009 10:55:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kasmancepu</dc:creator>
				<category><![CDATA[ISO 14001]]></category>
		<category><![CDATA[audit]]></category>
		<category><![CDATA[beda]]></category>
		<category><![CDATA[kinerja lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[peringkat proper]]></category>
		<category><![CDATA[Proper KLH]]></category>
		<category><![CDATA[SML]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kasmancepu.com/?p=224</guid>
		<description><![CDATA[Proper KLH adalah kependekan dari Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup. Dimana Proper dilaksanakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup untuk menilai kinerja perusahaan terhadap pengelolaan lingkungannya.
Sebenarnya tujuan dari SML ISO 14001 dengan PROPER  sama yaitu pengelolaan, pengendalian dan pamantauan lingkungan. Prinsipnya untuk Lingkungan.
Kalau dibilang sama sebenarnya tidak sama, tetapi kalau dibilang berbeda sebenarnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kasmancepu.wordpress.com&blog=3675020&post=224&subd=kasmancepu&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Proper KLH adalah kependekan dari Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup. Dimana Proper dilaksanakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup untuk menilai kinerja perusahaan terhadap pengelolaan lingkungannya.</p>
<p>Sebenarnya tujuan dari SML ISO 14001 dengan PROPER  sama yaitu pengelolaan, pengendalian dan pamantauan lingkungan. Prinsipnya untuk Lingkungan.</p>
<p>Kalau dibilang sama sebenarnya tidak sama, tetapi kalau dibilang berbeda sebenarnya juga tidak jauh berbeda.</p>
<p>Bisa dibilang sama karena tujuannya secara prinsip adalah sama seperti yang telah disebutkan. Sedangkan disebut tidak sama karena dalam Proper KLH lebih cenderung hanya sebagai audit kinerja lingkungan, sedangkan dalam SML ISO 14001 tidak hanya audit kinerja lingkungan tetapi meliputi audit sebuah sistem untuk mengelola lingungan.</p>
<p><strong>Proper K3LH secara garis besar hanya sebagai berikut;</strong></p>
<ul>
<li>Evaluasi terhadap hasil pengelolaan tiga jenis limbah yaitu Limbah cair, Limbah padat (bisa B3 dan Non B3) dan Limbah yang dilepaskan ke udara. Evaluasi ini dilakukan pada effluen limbah cair, pengelolaan limbah B3, dan emisi yang dilepaskan ke udara.</li>
<li>Perusahaan peserta proper ditunjuk oleh KLH. Sehingga tidak semua perusahaan menjadi peserta Proper pusat. tetapi pada tahun 2008 sudah ada yang namanya proper daerah, jadi perusahaan yang tidak dilakukan audit oleh KLH sudah diaudit oleh Bapedalda atau Badan Lingkungan Hidup setempat.</li>
<li>Auditor oleh Kementerian Lingkungan Hidup</li>
<li>Sistem penialaian dengan menggunakan peringkat. Kategori dapat dilihat di www.menlh.go.id secara garis besar ada 4 kategori yaitu:<span id="more-224"></span></li>
</ul>
<blockquote>
<ul>
<li> <strong><em>Hitam : </em></strong>ini adalah peringkat paling buruk, dimana perusahaan belum memiliki IPAL/WWTP atau air limbah, emisi udara  500% diatas baku mutu<strong><em>.</em></strong></li>
<li><strong><em>Merah : </em></strong>perusahaan suda melakukan pengelolaan lo=imbah tetapi masih kurang sesui dengan peraturan, misalnya sampling kurang dari 1 bulan 1 kali, tidak melakukan pelaporan bulanan AMDAL,RKL/RPL atau UKL/UPL, belum memiliki ijin-ijin terkait pengelolaan lingkungan seperti IPLC, TPS LB3 dan pengelolaannya dan point2 penting yang ditetapkan.</li>
<li><em><strong>Biru : </strong></em>effluen air limbah, emisi udara, dan pengelolaan B3 sesuai dengan peraturan, sudah mempunyai IPAL, ijin pembuangan limbah, pelaporan sudah dilakukan secara teratur, sudah memiliki ijin-ijin terkait pengelolaan lingkungan.</li>
<li><strong><em>Hijau </em>: </strong>effluen air limbah, beban pencemar air limbah, emisi udara semua &lt;50% baku mutu.  minimasi limbah  B3 50% dari total B3 yang dihasilkan  ditambah dengan kegiatan pengembangan masyarakat  serta menilai ada sistem manajemen lingkungan atau tidak di perusahaan disamping point-point penting lainnya.\</li>
<li><strong><em>Emas </em>:</strong> effluen air limbah, beban pencemar air limbah, emisi udara semua &lt;5% baku mutu.  minimasi limbah  B3 95% dari total B3 yang dihasilkan  ditambah dengan kegiatan pengembangan masyarakat (CSR).</li>
</ul>
</blockquote>
<ul>
<li>Audit dilakukan 1 tahun sekali.</li>
<li>Hukumnya wajib bagi perusahaan karena ditetapkan oleh pemerintah.</li>
</ul>
<p><strong>SML ISO 14001 secara garis besar sebagai berikut;</strong></p>
<ul>
<li>Audit menyeluruh terhadap sistem, tidak hanya kinerja lingkungan. Termasuk didalamnya seperti identifikasi aspek Ligkungan, kebijakan Lingkungan, tujuan sasaran dan program, komunikasi, training dan kompetensi, serta tanggap darurat sampai manajemen review (sesuai klausul ISO 14001)</li>
<li>Penerapan Sistem Manajemen Lingkungan adalah suka rela.</li>
<li>Tidak ada peringkat seperti dalam proper atau SMK3. Dalam SML perusahaan dinilai berdasarkan klausul-klausul yang ada dalam standar. apabila secara mendasar sudah sesuai (dalam artian tidak ada temuan &#8220;Major&#8221; maka perusahaan akan mendapatkan certifikat yang menyatakan bahwa perusahaan sudah sesuai dengan ISO 14001.  sebelum initial audit biasanya ada pre assesment dahulu untuk melihat adanya gap antara standar dengan sistem yang sudah diterapkan di perusahaan. sehingga apabila pada saat pre assesment masih ada temuan Major, maka temuan tersebut dapat di perbaiki pada saat initial audit (sertification audit).  Angka baku mutu juga tidak  disebutkan secara tersurat seperti dalam proper, karena dalam SML ada yang namanya &#8220;continual Improvement&#8221;. jadi kalau periode sekarang masih kurang bagus, maka audit berikutnya diharuskan ada improve.</li>
</ul>
<ul>
<li>Auditor oleh lembaga sertifikasi independen (Seperti LLoyd Register, Sucofindo, SGS dan banyak sekali lembaga sertifikasi independen lainnya)</li>
<li>Audit survilance biasanya dilakukan setiap 6 bulan sekali.</li>
<li>Perusahaan tidak diwajibkan untuk menerapkan sistem ini karena memang sifatnya adalah suka rela.</li>
</ul>
<p>yang saya sebutkan diatas hanya sebagian kecil saja. memang tidak detail tetapi mungkin bisa memberikan gambaran. bahwa sebenarnya apabila sudah melakukan SML ISO 14001 maka seharusnya propernya pun paling tidak minimal akan mendapatkan peringkat Biru. CMIIW</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kasmancepu.wordpress.com/224/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kasmancepu.wordpress.com/224/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kasmancepu.wordpress.com/224/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kasmancepu.wordpress.com/224/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kasmancepu.wordpress.com/224/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kasmancepu.wordpress.com/224/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kasmancepu.wordpress.com/224/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kasmancepu.wordpress.com/224/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kasmancepu.wordpress.com/224/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kasmancepu.wordpress.com/224/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kasmancepu.wordpress.com&blog=3675020&post=224&subd=kasmancepu&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kasmancepu.wordpress.com/2009/02/18/sebenarnya-sistem-manajemen-lingkungan-iso-14001-dan-proper-klh-sama-ataukah-berbeda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bc7d9bcab74956f2b25e5eb18bfd7dac?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kasmancepu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Identifikasi Aspek k3L, Tonggak awal ISO 14001</title>
		<link>http://kasmancepu.wordpress.com/2009/02/16/identifikasi-aspek-k3l-tonggak-awal-iso-14001/</link>
		<comments>http://kasmancepu.wordpress.com/2009/02/16/identifikasi-aspek-k3l-tonggak-awal-iso-14001/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2009 10:12:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kasmancepu</dc:creator>
				<category><![CDATA[ISO]]></category>
		<category><![CDATA[aspek]]></category>
		<category><![CDATA[bahaya]]></category>
		<category><![CDATA[contoh]]></category>
		<category><![CDATA[evaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[Identifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[K3L]]></category>
		<category><![CDATA[kompeten]]></category>
		<category><![CDATA[pengendalian bahaya]]></category>
		<category><![CDATA[resiko]]></category>
		<category><![CDATA[telaah]]></category>
		<category><![CDATA[training]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kasmancepu.com/?p=209</guid>
		<description><![CDATA[Dalam sebuah SML (sistem manajemen lingkungan) setelah sebuah organisasi berkomitmen, yang dituangkan dalam kebijakan K3L perusahaannya hal yang harus segera dilakukan adalah identifikasi aspek K3L.
Identifikasi aspek K3L sama dengan penilaian bahaya dan resiko. perbedaan istilah ini hanya perbedaan pemakaian bahasa dan lingkup yang digunakan. dalam K3 untuk identifikasi lebih dikenal dengan bahaya dan resiko karena [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kasmancepu.wordpress.com&blog=3675020&post=209&subd=kasmancepu&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Dalam sebuah SML (sistem manajemen lingkungan) setelah sebuah organisasi berkomitmen, yang dituangkan dalam kebijakan K3L perusahaannya hal yang harus segera dilakukan adalah identifikasi aspek K3L.</p>
<p>Identifikasi aspek K3L sama dengan penilaian bahaya dan resiko. perbedaan istilah ini hanya perbedaan pemakaian bahasa dan lingkup yang digunakan. dalam K3 untuk identifikasi lebih dikenal dengan bahaya dan resiko karena fokusnya lebih ditekankan kepada bahaya dan resikonya terhadap manusia / karyawan. Sedangkan dalam segi Lingkungan lebih dikenal dengan nama aspek dan dampak. Dalam ulasan kali ini saya menggunakan bahasa Aspek K3L.</p>
<p><em>Mengapa identifikasi aspek K3L menjadi hal terpenting dalam SML atau SMK3 (OHSAS)?</em></p>
<p>identifikasi K3L adalah sebab dan akibat. Identifikasi Aspek K3L menjadi sebuah prioritas utama karena dengan adanya identifikasi yang jelas tentang bahaya/aspek dan resiko/dampak  akan tampak jelas aspek/bahaya mana yang dianggap sangat penting, menengah atau kurang penting. Dari sini pula lah akan muncul yang namanya progam, tujuan dan sasaran, pelatihan terhadap karyawan, sebenarnya penetapan kebijakan K3L juga bisa di ambilkan dari hasil dari identifikasi ini sampai rencana tindakan darurat.</p>
<p>Metode Identifikasi Aspek K3L sendiri sebenarnya tidak ada standar wajib yang harus diikuti. hanya saja ebagian besar menggunakan 2 parameter utama. yaitu tingkat kemungkinan dan tingkat resiko.<br />
<em><span id="more-209"></span><br />
</em></p>
<p>
Nah yang harus dipersiapkan dalam identifikasi Aspek K3L sendiri adalah data-data yang menunjang, seperti flow chart / diagram, dokumen RKL/RPL/AMDAL, data harian dll, laporan bulanan, P&amp;ID, dan semua data yang berhubungan dengan dengan aktifitas perusahaan. Dan tentunya yang melakukan identifikasi haruslah orang yang berkompeten untuk melakukan identifikasi Aspek K3L ini.</p>
<p>Untuk itu, sebelum sebuah perusahaan yang ingin melakukan menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan atau K3 hendaknya lebih dahulu memberikan Training Identifikasi Aspek kepada karyawannya.  Kalaupun tidak mendapatkan training, harus dipastikan bahwa orang yang melakukan identifikasi adalah orang-orang yang berkompeten.</p>
<p><em>Pertanyaannya? bagaimana memastikan bahwa orang tersebut berkompeten? toh ditraining juga belum tentu berkompeten kan?</em></p>
<p>Nah..itu dia kalau  sudah di training saja ada yang masih belum bisa dianggap belum berkompeten apalagi yang tidak ditraining. Nah lagi, dalam SML /K3 dokumentasi menjadi sangat penting. karena dengan adanya dokumen / record training dapat dibuktikan bahwa orang yang sudah mendapatkan training kan harus ada yang namanya evaluasi training. Nah disinilah pentingnya training, nggak hanya &#8220;gone with the wind&#8221; tetapi juga ada yang namanya evaluasi training, biasanya ada 4 kriteria. akan kita bahas di bagian lain.</p>
<p>Sebenaranya orang yang sudah memiliki pengalaman dibidang tersebut selama beberapa tahun (saya tidak tahu pasti-yang jelas lebih dari 5 tahun) bisa dianggap berkompeten dibidang tersebut. Sedangkan untuk Identifikasi aspek K3L sendiri belum tentu juga orang tersebut faham dengan yang dimaksudkan dalam standar. Jadinya saya agak memaksakan bahwa training Identifikasi Aspek K3L ini menjadi hal yang wajib.</p>
<p>Hal ini juga tidak lepas dari pengertian bahwa orang yang bekerja tempat kerjanya mengetahui bahaya yang ada di lingkungan kerjanya tersebut. Tentu saja identifikasi aspek K3L yang sudah dilakukan harus disosialisasikan kepada karyawan yang terpapar atau berhubungan baik langsung atau tidak langsung dengan bahaya / aspek yang ada di lingkungan kerjanya tersebut.</p>
<p>Kalau hasil identifikasi tidak disosialisasikan dengan baik, maka tak ubahnya hanya sebuah dokumen tanpa guna. Hanya sekedar mendata saja. Sedangkan dengan identifikasi yang baik dan sosialisasi yang baik diharapkan akan selalu ada perbaikan dan peningkatan, karena identifikasi aspek K3L harus selalu di telaah secara berkala untuk mengetahui keefektifan upaya pengendalian / pengurangan bahaya/aspek yang ada.</p>
<p>Jadi bisa saja untuk satu aspek/bahaya setiap periode tertentu selalu berubah tingkat bahayanya karena selalu dilakukan evaluasi dan semakin ditingkatkan pengemdalian bahaya/resikonya. Dengan demikian setiap ada evaluasi diharapkan akan selalu ada peningkatan.</p>
<p><em>Bagaimana contoh Evaluasi Aspek K3L?</em></p>
<p>akan dibahas di bahasan yang tersendiri.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kasmancepu.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kasmancepu.wordpress.com/209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kasmancepu.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kasmancepu.wordpress.com/209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kasmancepu.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kasmancepu.wordpress.com/209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kasmancepu.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kasmancepu.wordpress.com/209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kasmancepu.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kasmancepu.wordpress.com/209/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kasmancepu.wordpress.com&blog=3675020&post=209&subd=kasmancepu&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kasmancepu.wordpress.com/2009/02/16/identifikasi-aspek-k3l-tonggak-awal-iso-14001/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bc7d9bcab74956f2b25e5eb18bfd7dac?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kasmancepu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dari Mana Memulai Sertifikasi ISO? part 2</title>
		<link>http://kasmancepu.wordpress.com/2009/02/09/dari-mana-memulai-sertifikasi-iso-part-2/</link>
		<comments>http://kasmancepu.wordpress.com/2009/02/09/dari-mana-memulai-sertifikasi-iso-part-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2009 06:20:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kasmancepu</dc:creator>
				<category><![CDATA[ISO]]></category>
		<category><![CDATA[efektif]]></category>
		<category><![CDATA[efisien]]></category>
		<category><![CDATA[karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[komitmen]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[peningkatan berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[semua komponen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kasmancepu.com/?p=185</guid>
		<description><![CDATA[Pada part 1 saya sudah mengatakan bahwa hal yang terpenting adalah komitmen. kali ini saya masih membahas komitment.
Siapa yang berkomitmen?
Tentu saja komitmen dimulai dari pihak manajemen. Manajemen harus mentransfer komitmen ini kepada seluruh elemen di perusahaannya. Sehingga tidak bisa komitmen hanya oleh Manajemen saja atau hanya karyawan saja (termasuk manager sampai operator).
Baik dalam ISO 9001, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kasmancepu.wordpress.com&blog=3675020&post=185&subd=kasmancepu&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Pada part 1 saya sudah mengatakan bahwa hal yang terpenting adalah komitmen. kali ini saya masih membahas komitment.</p>
<p>Siapa yang berkomitmen?</p>
<p>Tentu saja komitmen dimulai dari pihak manajemen. Manajemen harus mentransfer komitmen ini kepada seluruh elemen di perusahaannya. Sehingga tidak bisa komitmen hanya oleh Manajemen saja atau hanya karyawan saja (termasuk manager sampai operator).</p>
<p>Baik dalam ISO 9001, ISO 14001 dan OHSAS 18001 komitment yang ada juga harus di tulis dan ditandatangani oleh managemen. dan  komitmen ini juga harus dikomunikasikan kepada seluruh karyawan, baik mulai level bawah smpai level tertinggi.<span id="more-185"></span></p>
<p>Secara umum dalam sistem manajemen mutu suatu perusahaan/organisasi haus menunjukkan kemampuannya untuk menyediakan secara konsisten produk yang memenuhi persyaratan pelanggan dan peraturan yang berlaku yang berhubungan dengan produk dimana secara keseluruhan sistem diharapkan dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dengan adanya sistem yang efektif serta hal yang terpenting adalah adanya continual improvement serta jaminan kesesuaian terhadap persyaratan pelanggan.</p>
<p>Komitmen perusahaan dalam penerapan ketiga standar tersebut dapat dituangkan kedalam sebuah kebijakan perusahaan. Kebijakan yang diambil apabila hanya menerapkan satu sistem, maka harus sesuai dengan sistem yang akan di gunakan, tetapi apabila akan menerapkan sistem yang terintegrasi, maka kebijakan perusahaan juga harus menunjukkan komitmennya terhadap sistem-sistem yang di aplikasikan diperusahaannya. Komitmen yang dituangkan dalam kebijakan perusahaan (misal : kebijakan Mutu dan K3L), maka sebagai contiohnya perusahaan   harus:</p>
<ul>
<li>ISO 9001 : mencerminkan bahwa perusahaan benar-baner berkomitmen untuk menjaga kesesuaian produk sehingga dipastikan prosuk yang dihasilkan terjamin mutunya, miminialisasi defect sehingga dapat mengurangi mengurangi complain dari pelanggan,dsb dimana fokus pada sistem ini adalah pelanggan. Tentu saja fokus pada pelanggan disini pasti di dukung dengan keefektifan sistem yang diterapkan di dalam perusahaan. apabila sistem mutu didalam perusahaan sendiri amburadul, bagaimana mamastikan kepada pelanggan bahwa produk yang dibelinya memiliki jaminan kualitas yang sama atau yang sesuai dengan yang diharapkannya dari waktu-ke waktu.</li>
<li>ISO 14001 : perusahaan harus mampu menunjukkan bahwa perusahaan benar-benar perduli terhadap lingkungan, misalnya dengan menerapkan kebijakan poduksi bersih, 5R, penggunaan sumber daya alam yang efisien, dan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.</li>
<li>OHSAS 18001 : perusahaan juga harus mempunyai komitmen untuk memberikan perlindungan penuh tehadap keselamatan dan penyakit akibat kerja kepada setiap orang yang bekerja di wilayahnya dan sekitanya termasuk masyarakat sekita.  Dalam hal ini adalah karyawan perusahaan, kontraktor, sub kontraktor atau bahkan tamu yang sedang berkunjung ke perusahaan tersebut. Komitmen yang dituangkan dalam kebijakan juga harus mampu menunjukkan bahwa perusahaan/organisasi juga sesuai dengan peraturan yang berlaku. peraturan disini bukan hanya peraturan dari pemerintah indonesia, tetapi bisa peraturan-peraturan internasional atau peraturan yang ditapkan oleh perusahaan apabila memang peraturan tersebut relevan dengan aktifitas perusahaan.</li>
</ul>
<p>QMS, EMS dan OHSAS  yang sudah berjalan dengan baik akan sangat memberikan dampak yang luar biasa. Di internal organisasi yang menerapkan tentu saja akan semakin mendisiplinkan, mengefektifkan, dan selalu memberikan point-point untuk adanya perbaikan berkesinambungan terhadap sistem, baik produk, lingkungan ataupun kepada karyawan. Di pihak luar tentu akan semakin meningkatkan citra perusahaan dan diharapkan dengan peningkatan citra tentu saja akan semakin meningkatkan kepercayaan pelanggan, dan muara akhirnya adalah peningkatan omset perusahaan yang impacnya juga seharsnya akan kembali kepada karyawan.</p>
<p>Jadi dalam memulai sebuah sistem harus didukung dengan komitmen yang benar-benar kuat. tidak hanya diucapkan, tidak hanya dituliskan saja tetapi komitmen ini harus benar-benar dikomunikasikan dengan baik sehingga dimengerti dan dipahami oleh setiap bagian dalam perusahaan.<em></em></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kasmancepu.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kasmancepu.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kasmancepu.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kasmancepu.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kasmancepu.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kasmancepu.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kasmancepu.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kasmancepu.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kasmancepu.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kasmancepu.wordpress.com/185/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kasmancepu.wordpress.com&blog=3675020&post=185&subd=kasmancepu&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kasmancepu.wordpress.com/2009/02/09/dari-mana-memulai-sertifikasi-iso-part-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bc7d9bcab74956f2b25e5eb18bfd7dac?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kasmancepu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dari Mana Memulai Sertifikasi ISO? part 1</title>
		<link>http://kasmancepu.wordpress.com/2009/02/07/dari-mana-memulai-sertifikasi-iso/</link>
		<comments>http://kasmancepu.wordpress.com/2009/02/07/dari-mana-memulai-sertifikasi-iso/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Feb 2009 05:33:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kasmancepu</dc:creator>
				<category><![CDATA[ISO]]></category>
		<category><![CDATA[Memulai]]></category>
		<category><![CDATA[sertifikasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kasmancepu.com/?p=177</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa sahabat bertanya pada saya dari mana memulai apabila perusahaan atau tempat kerja kita ingin mendapatkan sertifikasi ISO 9001, 14001 dan OHSAS 18001?
wah pertanyaan yang cukup menohok sebenarnya!  ibaratnya kalau kita mau menuju ke sebuah gunung kita nggak tahu jalan menuju ke gunung tersebut. Saya memang bukan konsultan, tetapi saya akan memuali dengan menjawab berdasarkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kasmancepu.wordpress.com&blog=3675020&post=177&subd=kasmancepu&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Beberapa sahabat bertanya pada saya dari mana memulai apabila perusahaan atau tempat kerja kita ingin mendapatkan sertifikasi ISO 9001, 14001 dan OHSAS 18001?</p>
<p>wah pertanyaan yang cukup menohok sebenarnya!  ibaratnya kalau kita mau menuju ke sebuah gunung kita nggak tahu jalan menuju ke gunung tersebut. Saya memang bukan konsultan, tetapi saya akan memuali dengan menjawab berdasarkan pengetahuan saya saja.</p>
<p>Sebuah certificate hanyalah secarik kertas yang sebenarnya sebagai interpretasi dari apa yang sudah di raih. Sertifikat tersebut menjadi kurang berarti apabila apa yang sudah diraih tersebut itu hanyalah kebohongan atau fatamorgana belaka.</p>
<p>Kembali ke pertanyaan tadi, sebenarnya hal yang paling awal yang harus dimiliki adalah sesuatu yang namanya &#8220;KOMITMEN&#8221;. Komitmen tidak hanya diucapkan saja sehingga seperti dukun yang hanya komat kamit, tetapi komitmen merupakan suatu pangkal dari serangkaian jalan yang harus didaki untuk menaiki gunung dimana sertifikatnya berada di puncak gunung tersebut. Komitmen bukan hanya ucapan pacar kepada pasangannya, tetapi lebih pada ucapan saat ijab qobul dihadapan penghulu untuk sumpah setia. Jadi tentu saja harus penuh dengan tanggung jawab, karena kalo hanya sekedar ucapan manis atau angin surga, semua orang juga bisa.</p>
<p>Kalau sudah berkomitment? apa yang selanjtnya dilakukan??</p>
<p>ya karena ini standar, ya baca dulu standarnya sampai selesai, di cermati apa-apa saja yang pelu dilakukan?</p>
<p>nah baru dari sini akan panjang jalan menuju ke &#8220;gunung&#8221;&#8230;. (bersambung)</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kasmancepu.wordpress.com/177/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kasmancepu.wordpress.com/177/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kasmancepu.wordpress.com/177/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kasmancepu.wordpress.com/177/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kasmancepu.wordpress.com/177/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kasmancepu.wordpress.com/177/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kasmancepu.wordpress.com/177/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kasmancepu.wordpress.com/177/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kasmancepu.wordpress.com/177/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kasmancepu.wordpress.com/177/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kasmancepu.wordpress.com&blog=3675020&post=177&subd=kasmancepu&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kasmancepu.wordpress.com/2009/02/07/dari-mana-memulai-sertifikasi-iso/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bc7d9bcab74956f2b25e5eb18bfd7dac?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kasmancepu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Monetize Your Phone</title>
		<link>http://kasmancepu.wordpress.com/2009/02/06/monetize-your-phone/</link>
		<comments>http://kasmancepu.wordpress.com/2009/02/06/monetize-your-phone/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2009 06:06:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kasmancepu</dc:creator>
				<category><![CDATA[make money]]></category>
		<category><![CDATA[gampang]]></category>
		<category><![CDATA[Monetizr]]></category>
		<category><![CDATA[mudah]]></category>
		<category><![CDATA[murah]]></category>
		<category><![CDATA[ofline]]></category>
		<category><![CDATA[online]]></category>
		<category><![CDATA[phone]]></category>
		<category><![CDATA[ym]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kasmancepu.com/?p=143</guid>
		<description><![CDATA[Kenapa monetize your Phone bukan Monetize your Blog ini hanya sekedar ungkapan saya saja.
Monetize your Phone&#8230;ide itu datang pada saat saya benar-benar membutuhkan yang namanya pulsa.
awalnya saya hampir setiap bulan membeli pulsa di counter handphone dan hanya mengisi pulsa pada saat pulsa saya hampir habis atau sudah habis. mungkin hal itu nggak berlaku bagi sebagian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kasmancepu.wordpress.com&blog=3675020&post=143&subd=kasmancepu&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kenapa monetize your Phone bukan <span style="text-decoration:line-through;">Monetize your Blog</span> ini hanya sekedar ungkapan saya saja.</p>
<p>Monetize your Phone&#8230;ide itu datang pada saat saya benar-benar membutuhkan yang namanya pulsa.</p>
<p>awalnya saya hampir setiap bulan membeli pulsa di counter handphone dan hanya mengisi pulsa pada saat pulsa saya hampir habis atau sudah habis. mungkin hal itu nggak berlaku bagi sebagian orang tetapi saya yakin juga pasti lebih banyak yang seperti saya.</p>
<p>cerita punya cerita pada saat itu saya sedang bepergian ke jakarta, naek kereta dimana perjalanan dilakukan malam hari. Tahu kan operator manapun kalau jam puncak harganya bisa dibilang paling tinggi. meskipun sudah sedia pulsa yang diprediksi cukup, eh ternyata ada hal yang tak terduga dan saya harus telpon lebih lama&#8230;pas sampai tengah-tengah&#8230;tut&#8230;tut&#8230;tut&#8230;. putus. &#8230;.. <span id="more-143"></span></p>
<p>sampai akhirnya saya memutuskan untuk mancar <a title="BonusPulsa" href="http://surabaya.bonuspulsa.com" target="_blank">cara</a> supaya bisa mengisi pulsa sendiri. akhirnya saya browsing ke internet yang memberikan kemurahan dan kemudahan dalam bertransaksi. di Internet ada banyak sekali informasi mengenai pulsa ini. tetapi alkisah plihan saya jatuh pada <a title="BonusPulsa" href="http://surabaya.bonuspulsa.com" target="_blank">bonus pulsa.</a> kenapa Bonus Pulsa&#8230;? wah lihat sendiri saja di webnya <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' />  transaksi bisa via YM atau via sms mau online atau offline bisa.</p>
<p>Ternyata selain Buat beli pulsa sendiri, juga bisa buat membantu teman-teman sekantor yang membutuhkan pulsa. berjualan bukan tujuan utama. Tetapi dengan menyebarkan informasi yang berguna ini ada beberapa teman saya yang malah menyalahkan saya karena tidak menginformasikan kepadanya lebih awal <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':-(' class='wp-smiley' />  dan dengan adanya sistem yang jelas pada <a href="http://surabaya.bonuspulsa.com">bonuspulsa</a> tersebut maka saya nggak perlu khawatir yang berlebihan terhadap <a href="http://surabaya.bonuspulsa.com">bonuspulsa</a> lagi pula bea pendaftarannya hanya 69.000 udah dapat deposit 15000.</p>
<p>Sekarang teman-teman saya sudah lebih dari 70 mitra. dan saya tidak perlu lagi pusing memikirkan biaya pulsa bulanan. karena bonusnya saja lebih dari cukup untuk membackup pulsa saya selama sebulan.</p>
<p>Mau gabung? klik aja <a href="http://surabaya.bonuspulsa.com">di sini</a></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kasmancepu.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kasmancepu.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kasmancepu.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kasmancepu.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kasmancepu.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kasmancepu.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kasmancepu.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kasmancepu.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kasmancepu.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kasmancepu.wordpress.com/143/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kasmancepu.wordpress.com&blog=3675020&post=143&subd=kasmancepu&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kasmancepu.wordpress.com/2009/02/06/monetize-your-phone/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bc7d9bcab74956f2b25e5eb18bfd7dac?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kasmancepu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tulisan Pertama</title>
		<link>http://kasmancepu.wordpress.com/2009/02/05/tulisan-pertama/</link>
		<comments>http://kasmancepu.wordpress.com/2009/02/05/tulisan-pertama/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Feb 2009 03:40:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kasmancepu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kasmancepu.com/?p=137</guid>
		<description><![CDATA[Bismillahirrahmanirrahim&#8230;
kalau anda bermain ke sini halaman ini masih kosong. karena memang baru diisi. sebenarnya pengen memindahkan isi blog saya yang terdahulu atau yang dulu juga tetapi sepertinya masih kurang sesuai dengan yang saya harapkan. jadi mulai lagi dari Nol.
Walaupun berat tetapi yang namnaya belajar itu harus tetap penuh dengan semangat. Jer Basuki mowo beyo&#8230;. buka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kasmancepu.wordpress.com&blog=3675020&post=137&subd=kasmancepu&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Bismillahirrahmanirrahim&#8230;</p>
<p>kalau anda bermain ke sini halaman ini masih kosong. karena memang baru diisi. sebenarnya pengen memindahkan isi blog <a title="KzGarden" href="http://kasmancepu.blogspot.com" target="_blank">saya yang terdahulu</a> atau <a title="bskz" href="http://kasmancepu.blogspot.com" target="_blank">yang dulu juga</a> tetapi sepertinya masih kurang sesuai dengan yang saya harapkan. jadi mulai lagi dari Nol.</p>
<p>Walaupun berat tetapi yang namnaya belajar itu harus tetap penuh dengan semangat. Jer Basuki mowo beyo&#8230;. buka bermaksud Gaya dengan Blog ini juga&#8230;</p>
<p>Materi yang akan saya isikan Informasi  seputar Safety, Health and Environment serta Quality dimana memang menjadi keseharian saya. Ditambah beberapa hal tentang komputer dan seputar internet ataupun sebaliknya&#8230;meskipun bukan ahlinya. apapun itu pasti akan berubah entah seperti seperti apa nantinya&#8230;? nanti kita lihat saja.</p>
<p>pertama yang sebagian orang pasti takut membeli domain sendiri. demikian pula saya. meskipun masih belum tahu benar mau diisi apa tetapi yang jelas beberapa orang sukses bilang kalau newbe seperti saya walaupun pengen menjadi &#8220;diri sendiri&#8221; (all posting original) tetapi sebenarnya hal tersebut menjadi kurang bijak kalau saya harus membiayai domain saya dari kantong sendiri&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> . Jadi saya juga akan berusahan untuk membangun domain saya ini dari sini ini juga.</p>
<p>kelihatannya mudah..tetapi tak semudah yang dikatakan. Namanya juga belajar. Nggak ada yang tiba-tiba mudah. dibalik kesukaran pasti ada kemudahan. itu juga yang dikatakan dalam kitab suci saya. yang jelas yang namanya belajar baik itu hal baik atau hal buruk dimata orang lain, tetapi kalau kita menyikapi dengan bijak, kita akan dapat mengambil suatu pelajaran dari semua hal yang kita lewati.</p>
<p>Bayi tidak mungkin bisa langsung berlari. Demikian juga saya. Tidak mungkin blog saya ini langsung bagus. Itulah kenapa saya menulis. dan saya mengharapkan pendapat, saran dan kritik yang diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi saya supaya menjadi lebih baik dan lebih baik.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kasmancepu.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kasmancepu.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kasmancepu.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kasmancepu.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kasmancepu.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kasmancepu.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kasmancepu.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kasmancepu.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kasmancepu.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kasmancepu.wordpress.com/137/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kasmancepu.wordpress.com&blog=3675020&post=137&subd=kasmancepu&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kasmancepu.wordpress.com/2009/02/05/tulisan-pertama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bc7d9bcab74956f2b25e5eb18bfd7dac?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kasmancepu</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>